Perbedaan antara Komunisme dan Atheisme

Posted on

Banyak yang mengkaitkan bahwa Komunis adalah atheist, begitupun sebaliknya atheist adalah komunis. Saya ingin meluruskan kesalahan dalam menafsirkan atau apalah itu namanya tentang Komunisme dan atheisme yang selalu di samakan. Ateisme tidak sama dengan komunisme. Ateisme adalah ketidakpercayaan terhadap keberadaan Tuhan dalam hal ini Tuhan personal, Sang Maha Pencipta, dan Maha Berkehendak. Sementara komunisme adalah ideologi ekonomi politik. well, saya hanya belajar untuk memahami tetapi tidak untuk mengikuti dan saya bukanlah seorang komunis yah. 🙂

Perbedaan Antara Komunisme Dengan Atheisme

Bagi yang belum tahu, komunisme merupakan sebuah ideologi politik dan komunis adalah penganut komunisme. Lain dengan atheisme, atheisme merupakan sebuah ideologi kepercayaan dan atheis adalah penganut atheisme. Saya akan menjabarkan perbedaan Ideologi Komunis dan Atheis. Komunisme adalah sub-ideologi politik yang didefinisikan dengan ringan sebagai suatu paham pemerataan stratifikasi sosial dan kepemilikan finansial kaum buruh dan tani (proletar) dengan kaum pengusaha (borjuis) lewat pendekatan ekonomi kesejahteraan dan perjuangan rakyat kecil, sehingga tercipta sebuah persamaan dan kesetaraan hak dan kewajiban. Gerakan komunisme muncul sebagai koreksi atas ideologi liberalisme yang dianut Eropa, akar ideologi ini dari Sosialisme.

Komunisme adalah sebuah ideologi politik, paham yang menolak kepemilikan barang pribadi dan beranggapan bahwa semua barang produksi harus menjadi milik bersama. Ini bertujuan agar tidak ada hirarki buruh-pemilik modal karena sistem kapitalis cenderung mengeksploitasi manusia. Komunisme memiliki keberpihakan yang sangat tinggi terhadap rakyat miskin, yang disebut sebagai proletar, dan menolak kapitalisme yang dianggapnya adalah penghisapan manusia atas manusia. Itulah kenapa PKI pada masanya mampu menjadi partai terbesar ketiga di Indonesia. Rakyat Indonesia yang mayoritas adalah rakyat miskin di negara yang baru lepas dari penjajahan mendukungnya, dan itu sama sekali tidak berhubungan dengan ateisme.

Atheisme adalah paham yang tidak mempercayai adanya Tuhan, baik secara wujud atau eksistensinya, dan cenderung memiliki sikap anti-theis dan heretic (mengkritik agama dengan hinaan dan cacian),biasanya para penganut atheisme cenderung menganut materialisme absolut, menganalisis penciptaan sesuatu lewat kosmologi, dan memakai prinsip moralitas tanpa hukum agama. Atheisme tidak sinonim dengan agnostisisme, tapi agnostisisme satu arah dan tujuan dngan atheisme. Untuk memahami perbedaan ini dengan mudah, dalam komunisme tidak mengenal istilah kaya vs miskin, sedangkan dalam liberalisme mengenal istilah konglomerat vs melarat.

Komunisme diperkenalkan oleh Karl Marx. Lewat thesisnya bersama Friedrich Engels yg berjudul “Manifest der Kommunistischen” (Manifesto Komunis). Salah satu penyebab dihubung-hubungkannya ateisme dengan komunisme, mungkin adalah kata-kata Karl Marx, “Agama adalah candu bagi massa rakyat.” Hal lain yang sering diingat adalah syair lagu Internationale–lagu mars komunis internasional–yang berbunyi, “Tiada maha-juru-s’lamat/Tidak Tuhan atau raja.” Kesan bahwa komunisme itu bukan hanya ateis tapi juga anti-teis bisa jadi disebabkan tindakan represif terhadap kehidupan beragama yang banyak terjadi di negara-negara komunis.

komunis itu ideologi, dan tidak ada kaitannya dengan agama, kenapa karl mark mengatakan agama adalah candu masyarakat, analisa saya mungkin karena kadang agama mengajarkan untuk pasrah atau berserah diri, dan bagi sebagian orang dianggap sebagai tidak melakukan apa apa, sepengetahuan saya pasrah adalah menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan, setelah kita total berusaha, artinya segala putusan berada di tangan Tuhan. Yang harus diperjuangkan menurut saya adalah kualitas dimasa mendatang, lebih pintar. supaya kita tidak gampang terpropaganda hal hal yang tidak benar.

Di kutip dari :

13 thoughts on “Perbedaan antara Komunisme dan Atheisme

    1. pas lagi ada ide aja, dan ngelurusin pandangan yang salah dari sedikit pengetahuan ini

      1. Lebih bagus nya baca link yang saya pasang di bawah Pak, dsna penjelasannya lebih lengkap lagi.. 🙂

    1. Engga ko saya juga kutip dan berulang ulang di baca sampe berani nulis ini soalna pemahaman org2 bahkan saya sndr dlu berfikir komunis adalah atheis dan se baliknya. Qlo mau baca yg lebih lengkap penjelasannya ada link nya kan saya sertakan juga disitu

  1. Nambah wawasan mba, saya juga masih salah kaprah sih tentang dua hal ini. Penjelasan mba jadi ngelurusin pemahaman saya menjadi lebih baik.

    Bahas-bahas tentang sejarah ternyata seru nih mba, sering2 ya bahas ginian

    1. thanks positive respond nya mas. 🙂
      pengen nya sih tapi ilmu tentang sejarah mesti di dalami lagi kalau salah salah kasian yang baca di kasih informasi sejarah yang salah. well, semoga menjadi motivasi saya untuk terus belajar sejarah lebih dalam lagi 🙂

  2. Semoga makin banyak tulisan2 seperti ini. Sebab saya lihat walau sudah 20 tahun reformasi, hasil “ternak” orba masih ada di mana2 (tak terkecuali para pejabat), yang masih mengembikan satu hal yang sama: seorang komunis adalah ateis.

    1. Jujur saya sndr blm ada di masa itu, saya hanya membaca, mencoba menanyakan dengan sesepuh yang terlibat dan mengalami masa itu, mencoba memahami dgn sedikit saja yg saya ketahui.. thanks udh mau baca article saya 🙂

  3. nice artikel tapi sekedar saran Coba dibaca dan diperdalam lagi lagi mba, bahwa benar komunis itu ideologi tapi dasar ideologi tersebut atheisme. Banyak bukti, salah satu aja pernah dengar “The League of Militant Atheists; Society of the Godless; Union of the Godless”…itu bukti kaitan komunisme dengan atheisme di russia. Cuma meluruskan pemahaman yang secara salah diluruskan. Thanks

    soal evolusi : tihapikop.wordpress.com

Leave a Reply